Sewaktu nabi Isa menyampaikan ajaran agamanya waktu itu agama yang ada adalah agama Nasrani dan yahudi, sedangkan agama kristen belum ada, sampai terjadinya penangkapan kepada nabi Isa yang mereka kira telah menangkap dan membunuhnya di kayu salib, kematian orang yang mereka kira nabi Isa tersebut di kayu salib dianggap sebagai penebus dosa manusia, Padahal kematian orang yang mereka salib tersebut adalah atas rencana Iblis, penyataan mereka tersebut berarti mendukung dan memberikan kemenangan atas perbuatan iblis, Apakah manusia dianggap masih berdosa sejak nabi Adam dan harus ditebus dosanya oleh seseorang yang diperoleh dari rencana iblis, mana mungkin iblis membantu manusia menghapuskan dosa, kita tahu kerjanya iblis itu adalah mengajak manusia agar melakukan perbuatan dosa dengan tipu muslihatnya, apakah bisa dipercaya perbuatan iblis tersebut membunuh orang yang mereka anggap nabi Isa sebagai pengorbanan menebus dosa, sebenarnya tujuan iblis adalah murni hanya ingin membunuh nabi Isa, tidak ada tujuan iblis membantu manusia menghapuskan dosa, Sebagaimana yang telah dilakukan iblis kepada para nabi tedahulu agar para nabi utusan Allah mati dibunuh dikayu salib.
Demikian juga Rencana dari Iblis yang berawal dari membisikan rencananya kepada Yudas murid Nabi Isa agar mengkhianati nabi Isa, kemudian Yudas bekerja sama dengan orang-orang yang menentang ajaran Nabi Isa agar bisa menangkap nabi Isa dan Yudas mendapat Imbalan upah atas pengkhianatannya tersebut, pada malam hari mereka telah menemukan tempat tinggal nabi isa dan mereka menangkapnya dan mereka merasa yakin bahwa yang mereka tangkap itu adalah nabi Isa, lalu mereka membawanya ke mahkamah pengadilan, tetapi dalam sidang keputusan pengadilan orang yang mereka tangkap tersebut ternyata tidak mereka temui kesalahannya atas tuduhan mereka bahwa nabi Isa telah menghasut rakyat dan menyesatkan banyak rakyat dengan ajaran agamanya, karena tidak terbukti kesalahannya maka mahkamah pengadilan menyerahkannya kepada Herodes kemudian Herodes menyerahkannya kepada Pilatus, maka keputusan hukuman ditentukan oleh pilatus seorang gubernur tetapi Pilatus telah terpengaruh oleh teriakan orang banyak penentang ajaran Nabi Isa, lalu Pilatus mengabulkan keinginan orang banyak tersebut yang sudah dihasut oleh iblis, mereka minta agar orang yang mereka tangkap tersebut di bunuh di kayu salib, setelah Pilatus berulang kali bernegoisasi terpaksa Pilatus mengabulkan keinginan orang banyak tersebut dan kemudian Pilatus mengabulkan juga membebaskan beberapa orang penjahat, pemberontak dan para pembunuh yang ditukar dengan orang yang mereka tangkap tersebut. kemudian pilatus dengan para prajurit mereka membawanya ke kayu salib lalu menaikannya ke kayu salib, kemudian prajurit itu memaku tangan dan kaki orang yang mereka anggap sebagai nabi isa itu. mereka mengolok-oloknya “serta berkata, “Kalau Engkau raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!” Matius 27:37
Mereka menyiksanya dan mengolok-oloknya dengan berbagai macam cara sampai akhirnya orang yang mereka anggap sebagai nabi Isa tersebut mengalami kematiannya di kayu Salib, Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Markus 15:34
Kematian orang yang disalib tersebut seprtinya tidak iklas dirinya di bunuh dan beriak minta tolong kepada tuhannya, kalau tujuannya menebus dosa seharusnya dengan iklas dia menjalani kematiannya.
Setelah kematiannya tersbut di kayu salib Kemudian Yusuf dan beberapa dari murid Nabi isa minta ijin sama Pilatus untuk mengambil Jenazahnya dan mereka menguburkannya di sebuah gua ditutup dengan batu, setelah penguburan tersebut menurut kesaksian mata mereka melihatnya orang tersebut hidup kembali setelah dua hari lebih yaitu 63 jam setelah kematiannya ini tidak sesuai dengan ramalan kematiannya seharusnya 3 hari = 72 jam.
“Pagi-pagi sekali waktu matahari terbit, pada hari pertama minggu itu, mereka pergi ke kuburan. MATIUS 28:2
“Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,”Markus 16:5
Setelah puluhan tahun kematian orang yang disalib tersebut di kayu salib itu, kemudian berdirilah adanya ajaran baru agama Kristen yang didirikan oleh Paulus dan Barnabas, Mereka menganggap orang yang disalib tersebut adalah nabi Isa yang mereka sebut Yesus kristus, Pernyataan Paulus ini karena ajarannya menunjukan bahwa kematian orang yang dikayu salib sebagai penebus dosa warisan, Paulus menganggap manusia sama statusnya dengan Iblis ketika turun kebumi membawa dosa kutukan dari Allah, jadi Iblis dan manusia itu tidak ada yang mulia bahkan hal ini sama dengan menjatuhkan martabat manusia menjadikan manusia lebih hina dari pada binatang, sebab binatang turun kebumi tidak ada membawa dosa warisan, maka lebih mulia binatang daripada mansuia, Sedangkan Paulus juga tahu bahwa dalam alkitab perjanjian baru Iblislah yang merencanakan penangkapan dan pembunuhan tersebut kepada Yesus, tetapi mereka tetap menganggapnya kematian yesus tersebut sebagai penebus dosa, padahal hal tersebut sama dengan memberikan dukungan dan kemenangan Iblis yang berhasil membunuh yesus, Sedang paulus selama hidupnya tidak pernah ketemu yesus dan Paulus tidak pernah jadi murid yesus, Paulus adalah seorang bangsa Romawi yang menjadi prajurit kerajaan Romawi yang dulu pernah menentang ajaran yesus, Paulus seorang prajurit romawi berusaha menangkap, menganiaya dan membunuh pengikut yesus, kemudian Paulus mengaku menjadi Rasul yang membawa Ajaran Yesus, lalu kematian yesus dikayu salib dianggap paulus untuk penebus dosa manusia.
Perbuatan iblis yang berhasil membunuh Yesus tersebut malah dianggap sebagai penebus dosa,,padahal tidak mungkin iblis itu membantu menebus dosa manusia dan tidak mungkin pula iblis itu tidak tahu tujuannya untuk apa perbuatannya, Sedangkan iblis itu bukanlah makhluk yang bodoh dan dia tahu tujuan yang dilakukannya, maka tidak mungkin iblis salah bertindak, dan tidak mungkin pula tindakan yang dilakukan oleh iblis malah menyebabkan terjadinya penghapusan dosa bagi manusia.
Siapakah yang dibunuh dikayu salib, sebenarnya tidaklah mudah mereka bisa menangkap dan membunuh yesus sebab yesus itu bisa berubah rupa maka dengan mudah bisa menyelamatakan diri dari Rencana pembunuhan terhadap dirinya,sesuai tertulis dalam alkitab:
“Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, Markus 9:2
Sebagian manusia terlalu percaya adanya dosa warisan dan tergoda oleh tipu tipu muslihat iblis, tidak mungkin perbuatan yang dilakukan iblis malah dianggap menghapuskan dosa, ini namanya iblisnya malah mendukung penghapuskan dosa orang kristen, sebab dari iblislah yang berjasa merencanakan agar yesus ditangkap dan disalib, Dalam Alkitab menerangkan Rencana Iblis dengan tipu muslihatnya:
“Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia..” (Yohanes 13:2)
Iblis membisikan rencana kepada Yudas agar mengkhianati yesus, maka ditangkaplah yesus dan disalib, Rencana Iblis ternyata berhasil membunuh Yesus, namun apa yg terjadi ternyata perbuatan Iblis tersebut membunuh yesus dikatakan oleh orang kristen yesus disalib untuk menebus dosa warisan adam, hal ini nampaknya APAKAH IBLISNYA YANG BODOH yang terkecoh tak menyangka sama sekali ternyata keberhasilan iblis tersebut membunuh yesus malah dianggap membantu menghapuskan dosa, yang benar aja ..masa iblis membantu pelaksanaan penghapusan dosa apakah iblisnya yang goblok, ataukah ajaran paulus yang salah rekayasa oleh tipu muslihat iblis, seandainya tidak ada rencana dari iblis yg membisikan kepada yudas, tentu orang kristen dosanya tidak ada yang nebusnya, maka seharusnya orang kristen berterima kasih kepada iblis dan Yudas Tetapi anehnya perbuatan Iblis tersebut malah dianggap menebus dosa dan lucunya lagi pada saat yesus mati dikayu sablib tersebut sebenarnya agama Kristen masih belum ada, maka untuk siapakah yesus berkorban sebagai penebus dosa apalagi sampai dikatakan menebus dosa orang kristen sedang agama Kristen belum ada, .maka hanya mati konyol dan sia-sialah pengorbanan yesus dikayu salib, Biasanya orang yang berkorban itu seharusnya ada agama dulu baru pengorbanan, sama halnya dengan orang yang berjuang untuk Negara, artinya ada Negara dulu baru berjuang membela negara, Sedang yesus terbalik berkorban dulu sedang agama kristennya belum ada di dunia, bagaimana mungkin dijadikan landasan pengorbanannya untuk suatu agama, berarti kematian yesus tersebut tanpa ada tujuan hanya orang Kristen saja yang menganggapnya sebagai penebus dosa orang kristen dan menjadikan yesus sebagai tuhan,Sedangkan agama yang ada sewaktu yesus hidup sampai yesus mati di kayu salib adalah agama yahudi dan Nasrani di Gereja para Rahib, pendeta dan Ahli alkitab dulunya sewaktu yesus masih hidup sembahyang di gereja sujud menyembah Allah, sesuai yang diajarkan oleh Yesus :
“Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” Matius 26:39
Sebelum kematian Yesus mereka menyembah Allah, sesuai dengan yang diajarkan oleh yesus kepada pengikutnya agama Nasrani, Namun Setelah kematian yesus para ahli Alkitab sebagian ada yang merubah isi alkitab dan mereka melencengkan ajaran Nasrani lalu Yesus yang mereka anggap mati dikayu salib sebagai penebus dosa manusia dan Yesus mereka jadikan tuhan, sejak dulu sebenarnya sudah banyak para nabi yang mati dibunuh dikayu salib tidak ada orang menyebutnya sebagai penebus dosa,.dan menjadikannya sebagai tuhan.
“Firman Allah Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).QS Al Maa’idah 5:18
“Mereka menjadikan pendeta-pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (mempertuhankan ) Almasih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah } selain Dia, Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan QS At-Taubah:31
Kalau benar tujuannya Yesus untuk menebus dosa seharusnya yesus dengan iklas menyerahkan diri tanpa paksaan dengan sukarela dengan tujuan untuk mengorbankan dirinya menebus dosa,dan tanpa harus iblis yang punya rencana, kematian yesus adalah suatu kemenangan bagi iblis, yang berawal dari rencana iblis pada murid yesus bernama Yudas Iskariot yang kemudian yudas menyesal setelah tahu yesus mati di kayu salib karena perbuatannya yang telah menurutkan bisikan iblis menjual yesus, maka atas penyesalannya itu Yudas lalu melempar uangnya dan bunuh diri dengab cara menggantung diri, ini sebenarnya merupakan suatu kebodohan dan kesalahan dari yesus yang mebiarkan murid kesayangannya dirasuki iblis dan menjadi hamba iblis sampai mati bunuh diri, padahal orang lain yang dirasuki iblis selalu diobati di usir iblisnya keluar, kenapa muridnya semdiri dibiarkan jadi korban iblis, dan juga kesalahan yesus kalau memang dia bertujuan untuk menebus dosa dan mengorbankan dirinya seharusnya dengan iklas yesus menyerahkan dirinya untuk ditangkap tanpa harus ada rencana dari iblis, Dari sini kita bisa, ambil pelajaran, berarti tidak ada tujuan yesus selama hidupnya untuk berkorban menebus dosa warisan. kita bisa tahu bahwa yesus tidak iklas dirinya mati dibunuh lalu yesus berteriak minta tolong :
“Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Markus 15:34,
Yesus mati dikayu salib mengapa dianggap untuk menebus dosa warisan, padahal itu semua adalah perbuatan dan kemenangan dari iblis yang berhasil membunuh yesus, kalau memang status manusia dengan iblis sama berdosa, maka untuk apa iblis repot-reoot menggoda manusia dengan tipu muslihatnya, dan juga apabila manusia dianggap membawa dosa warisan maka setiap manusia yang baru lahir yaitu bayi yang terlahir kedunia dianggap membawa dosa warisan apabila bayi tersebut setelah lahir kemudian mati maka bayi tersebut masih berdosa dan masuk masuk neraka, Ini adalah ajaran yang tidak masuk akal sehat, Berbeda dengan ajaran dari Agama Islam lebih mulia dari pada ajaran agama Kristen, sebab dalam ajaran agama Islam bayi baru lahir itu suci bersih tanpa dosa warisan, dan Adam bersama isterinya turun kebumi tidak membawa dosa Karena Adam Dan isterinya minta ampun kepada Allah, dan Allah telah mengampuni kesalahannya :
“Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim. Al Baqarah : 37 “Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” ” (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”.QS An Najm::53:38-39
Inilah yang dimaksud Allah orang yang diserupakan yang disalib, karena apabila benar Nabi isa yang disalib maka sama halnya kita memberikan kemenangan kepada Iblis,
Apabila orang yang disalib itu adalah orang yang diserupakan yaitu bukan nabi isa yang disalib, maka hal ini menunjukan kekalahan iblis atas tipu muslihat Allah, karena yang mereka salib sebenarnya bukan nabi isa tetapi orang yang diserupakan, Sedangkan nabi Isa telah diselamatakan oleh Allah yaitu dinaikan kelangit ketiga, Allah telah meyelamatkan nabi utusannya dari pembunuhan yang direncanakan olah Iblis.
Firman Allah:
“dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” An Nisaa 4:157
Alkitab menyatakan nabi nabi Isa ( yesus) Bisa merubah diri:
“Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka” Markus 9:2
Dari Alkitab menyataka Yesus bisa berubah rupa maka yesus dengan mudahj menyelamatakan diri dari pada mati konyol dibunuh dikayu salib seperti para nabi terdahulu.
Dan ayat tersebut diatas Allah sengaja tidak menyebut nama orang yang diserupakan, Allah menyuruh manusia agar menggunakan akal dan fikiran secara sehat, hanya orang yang mau berfikir tentang kejadian tersebut akan menemukan jawabannya, karena kalau difikir memang tidak masuk akal Iblis yang merencanakan membunuh Nabi Isa, malah dikatakan menebus dosa warisan, mana ada iblis membantu menghapuskan dosa manusia, seharusnya Iblis berusaha menghalangi agar nabi isa jangan disalib, karena dapat menghapuskan dosa.
Kemudian kalau kita annggap orang yang mereka bunuh itu bukan nabi Isa tetapi orang yang diserupakan, maka hal ini masuk diakal sehat kejadian tersebut menunjukkan bahwa Iblis telah kalah dan terkecoh oleh tipu muslihat Allah, sebab orang yang mereka tangkap sebenarnya adalah bukan nabi Isa tetapi orang lain yang diserupakan, sedang Nabi Isa diselamatkan oleh Allah.





